Korupsi merupakan suatu hal yang tidak asing lagi terdengar di telinga kita. Sejak zaman orde lama dan orde baru hingga hari ini pun negeri kita ini masih berupaya untuk menghadapi permasalahan korupsi yang tidak habis-habisnya. Permasalahan tersebut pasti ada pada setiap negara. Korupsi telah menjadi suatu budaya yang sangat buruk bagi pemerintahan negara khususnya yang dapat kita lihat di Indonesia. Sikap masyarakat yang masih toleran terhadap korupsi merupakan salah satu alasan mengapa korupsi sulit untuk di berantas. Jika kita bicara mengenai korupsi, kita tidak hanya berbicara tentang bagaimana atau mengapa hal tersebut terjadi, namun pastinya kita juga berbicara tentang pihak yang melakukan tindak korupsi itu dan pihak mana saja yang berjuang dan berusaha keras untuk memberantas korupsi tersebut. Terkadang jika kita lihat, tidak jarang masyarakat berpendapat bahwa pemerintah lah yang harus di salahkan atas semua kasus korupsi yang terjadi di negeri ini, sehingga pada akhirnya masyakat pun sering kali bersikap acuh tak acuh atas birokrasi dan penegakan hukum di Indonesia. Sebenarnya pendapat tersebut merupakan suatu pemikiran yang tidak dapat di benarkan karena pada dasarnya pihak yang melakukan korupsi bisa saja datang dari pihak non-pemerintahan.
Korupsi yang sudah menjamur dan membudaya dalam kehidupan sebagian besar masyarakat sudah bisa di katakan telah di luar kendali. Bisa kita lihat bahwa pemerintah dengan gencarnya melakukan aksi untuk memberantas korupsi. Terutama yang dapat kita lihat dari lembaga yang di bentuk oleh pemerintah dengan nama Komisi Pemberantasan Korupsi atau yang lebih di kenal dengan sebutan KPK. Yang menjadi pertanyaan, apakah hanya cukup KPK saja yang di andalkan oleh masyarakat dan pemerintah guna memberantas masalah korupsi tersebut? Tentu saja tidak. Di sini peranan masyarakat dan pemerintah juga di perlukan. Mengapa demikian? Karena korupsi tidak akan pernah hilang jika kita tidak ikut serta untuk memberantasnya. Lantas bagaimana dan apa yang dapat kita lakukan untuk membantu memerangi permasalahan korupsi itu? Di sini ada beberapa hal yang mungkin bisa di lakukan oleh pemerintah, dan yang pastinya oleh kita juga sebagai warga negara Indonesia.

Bagi Pemerintah

1. Menerapkan hukum dan peraturan yang berlaku secara konsisten.
Hukum dan peraturan yang ada bukan sekedar di buat sebagai formalitas dalam pemerintahan suatu  negara. Sebaliknya, hukum itu ada untuk mengatur dan menindak hal-hal yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, perlu bagi pemerintah untuk memberlakukan dan menjalankannya secara efektif kepada masyarakat, khususnya menerapkan peraturan dan hukum mengenai korupsi.  Jika nantinya terjadi tindakan korupsi, maka pemerintah harus menangani dan menindak pelaku korupsi tersebut sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku tanpa memandang siapa orang itu, bahkan jika pelaku korupsi itu adalah keluarga, teman atau  rekan kerja kita sekalipun. Sanksi yang tegas dan peraturan yang ketat sangat penting untuk di berlakukan. Ketegasan dan keadilan juga tidak kalah penting dalam menegakan hukum guna menciptakan birokrasi yang bersih dalam pemerintahan.

2. Pembaharuan hukum dan peraturan yang berlaku.
Memperbaharui hukum dan peraturan yang sudah ada bukan merupakan perkara yang mudah untuk di lakukan. Namun di sini, pembaharuan hanya perlu di lakukan oleh pemerintah  jika kondisi yang di hadapi sudah semakin berubah dan peraturan yang lama di rasa sudah tidak efektif lagi untuk di berlakukan. Di lingkungan yang senantiasa berkembang dan dinamis ini perlu adanya pembaharuan dalam bidang hukum dan peraturan yang di buat oleh pemerintah guna menyesuaikannya dengan kondisi yang ada khususnya menyangkut hukum dan peraturan mengenai korupsi.

3. Mengadakan  penyuluhan mengenai korupsi bagi masyarakat dan pemerintah.
Pengetahuan mengenai hal korupsi memang sangat penting. Bukan hanya bagi masyarakat, tapi juga bagi pemerintah sendiri. Di sini, penyuluhan bisa saja di lakukan oleh pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam penyuluhan, penting untuk di sampaikan tentang bagaimana buruknya korupsi dan bagaimana upaya yang bisa di lakukan untuk mencegah bahkan memberantasnya. Menciptakan suatu kesadaran di benak masyarakat sedini mungkin mengenai betapa buruknya korupsi di harapkan bisa membuat masyarakat lebih bisa membentengi diri dari korupsi.

4. Memberikan sanksi moral bagi pelaku korupsi.
Di negara kita ini meskipun tergolong memiliki tingkat korupsi yang relatif tinggi, namun ada hal yang masih sangat berharga dan bisa menjadi harapan bagi bangsa ini untuk memberantas korupsi. Meskipun korupsi tampaknya menjamur kepada banyak orang, tapi jumlah orang yang non-korupsi lebih banyak dibanding dengan orang yang melakukan korupsi. Bisa di katakan bahwa pihak non-korupsi menjadi mayoritas dan pihak yang melakukan korupsi menjadi minoritasnya. Sering sekali kita mendengar suatu istilah yang mengatakan bahwa kaum yang mayoritas terkadang akan mengalah kaum yang minoritas. Di sini, bisa di tegaskan bahwa jika seorang terbukti melakukan tindak pidana korupsi maka pihak yang non-korupsi harus mengucilkannya. Sebenarnya bukan dengan maksud yang jahat untuk melakukan pengucilan itu. Namun tujuan sebenarnya adalah agar koruptor itu bisa mendapatkan pembelajaran dan hukuman sebagai sanksi moral yang harus dia terima karena tindak korupsi yang dilakukannya. Bila perlu, sanksi dan hukuman yang berat harus di berikan kepada koruptor. Dengan demikian diharapkan bahwa selain mendapatkan hukuman menurut peraturan perundang-undangan, koruptor juga menerima hukuman yang berbentuk sanksi moral sehingga koruptor tersebut tidak berani untuk melakukan korupsi lagi. Dan hal tersebut bisa menjadi contoh bagi masyarakat dan pemerintah untuk membentengi diri dan tidak kompromi dengan korupsi.

Bagi Masyarakat

1. Membiasakan diri untuk tidak berkompromi dengan korupsi.
Biasanya sesuatu yang besar akan bermula dari hal yang kecil terlebih dahulu. Perlu di tegaskan bahwa jangan pernah sekali-kali berkompromi dengan korupsi bahkan dalam hal yang sederhana sekalipun. Sebagai contoh, dengan sengaja terlambat ke tempat kerja dengan alasan yang di buat-buat. Tindakan yang demikian sudah bisa di kategorikan sebagai tindak korupsi. Dalam hal ini adalah korupsi waktu. Memang korupsi semacam itu sepertinya sangat sepele. Namun jangan pernah menganggap remeh korupsi seperti itu karena jika sudah terbiasa melakukannya maka dengan sendirinya akan muncul mindset yang menganggap bahwa korupsi bukan suatu hal yang buruk untuk dilakukan. Hal tersebut jelas adalah suatu kesalahan. Untuk itu perlu untuk membiasakan diri dan berkomitmen dengan diri sendiri agar tidak berkompromi dan bersikap toleran terhadap korupsi bahkan sekecil apapun.

2. Menanamkan sikap-sikap anti korupsi sedini mungkin.
Merupakan hal yang penting bagi masyarakat untuk memahami dan menanamkan  sikap-sikap anti korupsi dalam diri sendiri sejak dini yaitu kejujuran, sikap disiplin, tanggung jawab, mandiri, kerja keras, sederhana, berani, peduli, adil, dan malu untuk melakukan korupsi. Dengan demikian diharapkan agar masyarakat tahu bagaimana upaya dan tindakan yang dapat mereka lakukan untuk melindungi diri dari korupsi sedini mungkin.

            Dari penjelasan di atas dapat di simpulkan bahwa korupsi memang sudah menjadi suatu budaya yang buruk khususnya di Indonesia. Perlu usaha dan tekad yang kuat untuk memberantas korupsi yang terjadi di negeri ini. Di sini, pengetahuan dan kesadaran dari setiap individu-individu akan bahaya dan buruknya korupsi bisa menjadi suatu cara tersendiri dalam memerangi dan memberantas korupsi. Hal ini juga akan berjalan dengan baik jika di dukung dengan penegakan hukum dan sanksi yang tegas bagi para pelaku korupsi.  

Written by : Tri Wahyuni - Universitas Tanjungpura Pontianak.


Akhirnya, Dia menjawab pergumulanku...
Shalom, semuanya! ^^
Ga terasa dah lama aku ga posting apa pun di blog ku ini. Hehe. Tapi kali ini, aku ingin untuk berbagi cerita tentang kebaikan dan berkat yang Tuhan beri buat aku. Sebenarnya, kalo mau diceritakan, mungkin aku ga akan sanggup untuk mengetik bahkan memaparkan semua kebaikan yang udah pernah Dia beri buatku... Ya, begitu banyak kebaikanNya di dalam hidup ku, dan aku sudah banyak memperoleh pengalaman dalam mengiring Tuhan. Satu hal yang ingin aku katakan, “ Tuhan Yesus memang luar biasa!”
Puji Tuhan, secara pribadi aku sungguh bersyukur karena aku hidup dan boleh mengenal Tuhan. Dan beberapa waktu yang lalu, Tuhan ternyata menjawab pergumulanku yang kurang lebih sudah aku pergumulkan selama 2 tahunan. Ini mengenai mama ku. Sebenarnya mama ku sering sakit dan sakitnya yang paling membuatku sedih adalah penyakit gondoknya. Dokter sudah menyarankan kalo mama ku harus secepat mungkin di operasi. Namun, karena ada suatu hal yang ga bisa aku ceritakan terjadi, maka operasi mama ku pun di batalkan. Saat itu mama sedih sekali dan beliau sering mengeluh kalo lehernya itu sakit karena gondok tersebut. Sebagai seorang anak, aku merasa sedih sekali. Secara manusia, mungkin ga banyak yang bisa ku lakukan, tapi masih ada satu hal yang dapat ku kerjakan yaitu Berdoa. Ya, aku berdoa kepada Tuhan supaya Tuhan ikut campur tangan dalam rencana operasi mama ku.
Waktu pun berlalu, dan Tuhan belum memberikan jawabanNya buat ku. Namun, Puji Tuhan karena aku ga putus asa. Aku ingat akan khotbah salah seorang Pendeta yang kurang lebih begini, “Tuhan hanya akan memberi salah satu dari 3 jawaban atas pergumulan dan Doa kita, yaitu IYA, TUNGGU, dan TIDAK”. Aku menyadari bahwa begitu banyak Doa yang harus Tuhan dengarkan, bahkan mungkin Doa yang lebih penting dari Doa ku. Selain itu, mungkin Tuhan ingin menyatakan karyaNya yang besar bagiku di saatNya yang tepat...
Puji Tuhan, akhirnya Tuhan menjawab Doa dan pergumulan ku. Kurang lebih 1 minggu yang lalu, mama ku menjalani operasi gondoknya dan saat ini beliau sedang dalam masa pemulihan. Segalanya Tuhan cukupkan. Sungguh, begitu sukacita aku rasakan atas kebaikanNya dalam hidupku... Terkadang, mungkin Tuhan  ga serta-merta memberi jawaban atas Doa dan Pergumulan yang kita panjatkan, namun satu hal yang pasti, apa pun itu semuanya adalah yang terbaik dariNya buat kita. Dan kita juga perlu suatu Iman yang teguh serta kesabaran dalam menanti jawaban Tuhan...
God Bless you, all. ^^
Ini nih kucing yang sering datang ke rumah ku... :)





Lucu ya... Tapi sayangnya aku ga suka kucing. Hehe...
Dalam hidup ini, banyak sekali hal yang kita alami. Sedih, senang, jatuh cinta, dan masih banyak lagi. Dan semua itu memberikan kita kenangan tersendiri.  Kalian tau, aku juga mengalami hal demikian. Well, aku sungguh bersyukur pada Tuhan karena keberadaanku. Aku ada sebagaimana aku ada, itu semua karena Kasih dan KemurahanNya. Banyak sekali pergumulan yang ku hadapi selama ini, dan ada kalanya aku merasa hampir putus asa. Secara manusia, jujur saja, aku sungguh tidak sanggup menghadapi pergumulan-pergumulanku itu. Namun, aku punya Tuhan yang luar biasa. Dia yang menguatkanku, menopang dan menggendongku di kala aku sendirian dan tak sanggup. Sungguh, aku bersyukur bisa memiliki Allah seperti Yesus. Aku senantiasa berusaha menjadi seseorang yang berguna dan boleh menjadi berkat buat orang lain, di kala keadaan ku yang tidak menyenangkan ini. Aku belajar bagaimana untuk tetap kuat di dalam Iman percayaku kepadaNya dan belajar untuk tak mudah goyah. Semuanya, ya, semua pergumulanku, ku bawa kepadaNya. Meski kelihatanNya seperti tak ada jalan, namun aku yakin dan percaya bahwa Dia akan buka jalan. Karena Dia sanggup melakukan segala sesuatu yang tampaknya tak mungkin buatku. Aku yakin, semua pasti akan Indah pada waktunya…


Ku mau ada di dekatMu, setiap hari di HadiratMu…
Ku tak mau jauh dariMu, bawaku di dekatMu…
Allahku kekuatan dan perisai ku, dalam hadiratMu, Kau kuatkan hatiku…
Well, ternyata dah lama juga aku ga post tulisan di blog ku ini. Hehe. Selain aku beberapa waktu terakhir ini sibuk dengan final exam, urusan kampus dan beberapa kegiatan lainnya, aku juga mengalami kesulitan dalam hal koneksi internet. Jadi, begitu lah. Hehe.

Final exam ku saat ini udah selesai dan liburan yang sangat panjang (more less 2 months) siap ku jalani. Jujur saja, sebenarnya banyak sekali planning yang sudah ku buat untuk liburan kali ini. Yang pasti bukan planning untuk jalan-jalan atau semacamnya. Sebenarnya aku ingin ikut IC Class di America Corner untuk meningkatkan skill bahasa Inggrisku dan hal lainnya yaitu mempersiapkan diri dengan mempelajari berbagai materi perkuliahan untuk semester 5 ini. Sebenarnya untuk belajar materi sih bisa di rumah (saat aku pulang ke Sungai Pinyuh), namun tampaknya aku agak kesulitan kalo harus membawa banyak buku dengan jumlah yang banyak. Jadi, aku hanya bisa membawa sedikit saja buku yang ku perlukan. But, it’s okay lah. 

Oh ya, kemarin tepatnya tanggal 11 Juli 2012, aku ada mengikuti workshop tentang Jurnalisme dan Multimedia yang di selenggaran oleh America Corner UNTAN. Workshop ini di sampaikan oleh narasumber yang cukup ‘wah’ dan terkenal. Narasumbernya adalah Professor Mindy McAdams, dari America. Beliau merupakan salah satu Journalist senior yang terkemuka di Barat sana. Hehe. Beliau juga merupakan dosen pengajar di University of Florida dan sering sekali memberikan pelatihan dan menghadiri berbagai workshop mengenai jurnalisme dan multimedia. Saat ini beliau mengajar di Universitas Padjajaran. 

Dari workshop yang ku ikuti ini, banyak sekali hal-hal berharga yang ku pelajari. Misalnya saja mengenai bagaimana seseorang menjadi Journalist, apa saja yang mereka kerjakan, kendala apa yang biasa mereka hadapi dalam pekerjaan mereka, dan masih banyak lagi hal lainnya. Dan ternyata, menjadi seorang Journalist juga cukup sulit ya. Hehe. Tidak sesederhana yang kadang kita bayangkan. Karena mereka tidak hanya menulis ataupun menyampaikan berita yang mereka dapatkan, namun banyak hal penting lainnya yang mesti mereka kerjakan juga.

Well, I’ll wait for the next workshop and thanks for America Corner UNTAN, too…  Hehe. 

And, one more… Today around 5 am, I’m heading back to my hometown. Saat aku udah sampai di jembatan tol satu, tiba-tiba kemacetan luar biasa terjadi. Aku juga sempat bingung kenapa tumben sekali pagi-pagi udah macet. Karena aku ga tau dan ga bisa melihat apa yang sedang terjadi, aku pun bertanya kepada salah satu bapak-bapak pengendara sepeda motor yang ada di sampingku. Dan ternyata, beliau mengatakan bahwa terjadi kecelakaan yang hebat antara bus penumpang umum dan truck dan Puji Tuhan, ga ada korban dari kecelakaan tersebut. Selang 20 menit kemudian, lalu lintas kembali normal. Saat aku melintas di depan bus dan truck yang bertabrakan tadi, ku lihat ternyata kerusakaannya benar-benar parah. Bagian depan kedua mobil tersebut sudah ga ada bentuknya. Tidak dapat ku bayangnya seberapa hebat tabrakan yang terjadi. Semoga saja dari kejadian-kejadian semacam itu, orang-orang bisa belajar untuk lebih berhati-hati dalam membawa kendaraan di jalan raya. 

At 6.30 am, I’m arrived to my home. Kini, waktu liburan yang teramat sangat panjang  siap untuk ku jalani. Oh ya, hampir lupa. Hari ini, hari pertama adik kecilku masuk SD lho. Hehe. Melihatnya mengenakan seragam merah-putih, mengingatkan ku tentang masa-masa SD ku. It was a sweet memory. Hehe…

Now, the time is 7.40 pm and I’m feel so sleepy. Well, I think I must sleep right now. Hehe.

See you later, all. God Bless you.

Hari ini adalah ulang tahun ku yang ke 20. Tepatnya tanggal 27 Juni. Hehe. So happy! 

Well, I’m really wanna say Thank you so much for my Lord, Jesus Christ. Karena Kasih, Kebaikan dan KemurahanNya lah hingga hari ini aku masih bisa hidup dengan segala hal yang berkecukupan. PenyertaanNya yang luar bisa hari lepas hari juga senantiasa menaungi dan memelihara ku selama lebih dari 20 tahun. Tuhan Yesus memang baik! 

Thanks juga buat Mama ku yang sangat ku sayangi. Sejak aku kecil hingga saat usia ku ini mencapai 20 tahun, beliau dengan sabar menjaga dan mengasihi ku dengan tulus. Juga, banyak sekali pengorbanan dan hal-hal yang berharga yang pernah beliau lakukan untukku. Mungkin bagi sebagian orang, terlihat sederhana, namun bagiku, hal tersebut sangatlah berarti. Thank you, Mama!

Buat Titi (adik) kecilku, Catur Wahyu Putra. Thank you, Titi karena udah memberi warna tersendiri bagi Cc. Meskipun kadang Titi kecilku ini nakal dan bandel, tapi ada saatnya dia bertingkah lucu dan baik. Hehe. Kocak dah! Oh ya, bentar lagi Titi ku ini masuk SD lho. Ga terasa, dia dah bertumbuh besar. 

Buat my big Bro, Heru. Thanks ya buat bantuannya selama ini. I mean, when I wanna go out and I need someone to accompany me, you are ready gitu. Hehe.  And many more lah. 

Ga lupa juga buat teman-teman ku yang kocak. Vanessa, Rizka, Tasya, Septy dan Erni. Thanks so much buat surprise nya. Ini kali keduanya mereka merayakan ultahku dan pastinya selalu berkenaan dengan masa-masa ujian. Well, meskipun dalam masa-masa Ujian, mereka ini sempat-sempatnya ngerjain aku. At first I don’t think they wanna make a surprise for me. Because the day before, they are make me feel so angry! Groaaaah! Hahaha. I never wanna forget about this lho. Hampir ketinggalan, thanks juga buat sahabat jauhku, Hendra Hariono. Boneka dan jam tangannya bagus. I like it! Hehe.
Pokoknya, thanks banget buat semua orang yang selama ini udah banyak membantuku. Mungkin ga dapat aku sebutkan satu persatu, namun semuanya begitu berarti buatku.
At least, my wish, semoga di usiaku yang ke 20 ini, aku bisa lebih memperbaiki diri. Lebih dewasa dan setia lagi dalam mengikuti dan melayani Tuhan. Semakin mengasihi keluarga dan teman-temanku. Bisa sukses dalam kuliah dan kegiatan-kegiatan yang ku kerjakan. Then, bisa lulus dengan nilai yang baik, mendapatkan pekerjaan yang bagus pula dan menjadi orang yang berguna pula bagi sesama. Amen!
Cukup deh kayaknya. Lanjut di postingan berikutnya ya, guys!
God Bless you, all!
Well, beberapa hari terakhir ini intensitas hujan semakin tinggi di Pontianak dan daerah sekitarnya (termasuk Sungai Pinyuh). Hampir sepanjang hari, hujan terus turun dengan derasnya. Hasilnya, baju-baju yang ku cuci pun sulit untuk kering. Hehe. It was made me so stressful, sometimes.
Sebenarnya aku suka saat hujan turun, tapi ga selalu sih. Terkadang aja. Hehe. Oh ya, hari ini aku melakukan perjalanan “Minggu-an” seperti biasanya. Dan jalanan sangat macet. Tapi, Puji Tuhan, saat aku dalam perjalanan, cuaca hanya mendung tanpa hujan. Pas udah sampai kost, baru turun hujan deh. Tuhan memang baik banget! ^^
Malam ini, setelah aku mandi dan makan, aku bersiap-siap untuk mengerjakan tugas kuliah ku. Namun, saat aku sedang mempersiapkan materi-materi kuliah yang ku perlukan, tiba-tiba terlintas di kepala ku mengenai hal-hal indah yang pernah aku alami dalam hidupku. Jalan-jalan bareng keluarga, hang out bareng teman, pelayanan di Gereja, dan masih banyak lagi. Kalian tau, terkadang saat moment-moment indah itu terlewati, secara otomatis semuanya itu membentuk sebuah kenangan yang ga akan terlupakan. Bahkan sampai kapanpun. Itu lah yang aku rasakan. Kenangan ga selamanya selalu meyenangkan. Ada kalanya itu juga ga menyenangkan. Tapi, baiknya ingat yang menyenangkan aja, yang menyenangkan, ga usah di ingat-ingat. Cukup di jadikan pembelajaran aja.
Selama waktu masih ada, selagi kita bisa, bukankah baik jika kita membuat rangkaian cerita yang terdiri dari kenangan-kenangan indah semasa hidup? Kenangan itu berharga, terlebih lagi karena itu ga bisa di ulangi pada waktu yang persis sama.

Hi, guys! Kembali lagi di postingan ku hari ini. Haha!
Hari ini, aku cukup sibuk dan stamina ku menurun dengan drastisnya semenjak beberapa minggu terakhir. Mungkin cuaca yang perubahannya terlalu ekstrem yang membuat daya tahan tubuhku menurun. Tapi, Puji Tuhan sekarang keadaanku sudah lebih baik. Kalian tau, beberapa waktu yang lalu sempat beberapa temanku bertanya kepadaku, “Yuni, kenapa kamu masih Single? Ga pengen punya pacar kah?”. Pertanyaan yang cukup menggelitik buatku. Bukannya munafik ya, tapi kurasa untuk saat ini, aku lebih memilih untuk sendirian aja. Saat ku renungkan dalam-dalam tentang hidupku saat ini, aku sangat bersyukur kepada Tuhan karena aku memiliki keluarga yang bahagia, sahabat-sahabat yang menyenangkan, dan segala sesuatu yang kumiliki saat ini sudah lumayan cukup dan menyenangkan buatku. Jadi, jika saat ini aku masih sendirian alias Single, itu hal yang ga akan buat aku mati koq! /nobigdeal
Menyenangkan memang jika punya seseorang yang “special” buat kita. Tapi mungkin saat ini, aku bakalan lebih memilih untuk sendiri. Bukannya ga pengen punya pacar ya, tapi tar dulu deh. Haha. Aku mau menjalani hubungan yang berkomitmen, bukan “abal-abalan dengan orang yang ababil”. Jadi, ya gitu deh. Nanti juga ada saatnya koq! 
I just wanna say, “I have a perfect life to live and awesome God in my life!” 

Hi, guys. Udah lama nih aku ga posting di blog ini. Seperti biasa, aku sangat sibuk dengan perkuliahan ku apalagi ditambah dengan UAS semester 4 yang semakin mendekat. Perlu persiapan yang baik untuk menghadapinya jika aku ingin mempertahankan IPK ku. 
Umm, beberapa waktu yang lalu tepatnya tanggal 19 April 2012 aku mengikuti English Competition kedua yang diselenggarakan oleh UPT Bahasa Universitas Tanjungpura Pontianak (Universitas tempatku berkuliah saat ini). Saat itu jumlah peserta ada sekitar 40 orang dan semuanya datang dari Fakultas yang berbeda. Ada yang dari Ekonomi, Ekonomi Internasional, Teknik, Fisip, MIPA, FKIP, Kedokteran dan masih banyak lagi. EC terdiri dari 3 tahapan antara lain writing, listening dan speaking. Dalam tahapan listening aku mengalami sedikit kendala karena conversation oleh para Native agak sedikit sulit didengar dan dipahami (mungkin karena aku belum terbiasa). Dari hal itu lah, aku mengerti dimana letak permasalahan yang harus segera aku perbaiki untuk lebih baik kedepannya. Meskipun untuk tahapan writing dan speaking tidaklah terlalu sulit bagiku, namun aku masih harus meningkatkannya.
Ada hal yang agak sedikit membuatku kesal saat lomba. Saat sudah sampai tahap ketiga (dimana tahapan tersebut, setiap peserta diharuskan untuk mencabut nomor undian), aku mendapat urutan undian nomor 31. Bayangkan! Urutan 31 dari 40 orang? Haha. Menunggu sekitar 3 jam terasa cukup untuk menguji kesabaranku. 
Akhirnya, lomba pun selesai sekitar jam 4 sore (dimulai dari jam 8 pagi).
Saat hari Senin tanggal 21 April 2012, para peserta hadir untuk mengetahui hasil lomba yang kami laksanakan pada hari Sabtu sebelumnya. Hasilnya adalah, juara 1 diraih oleh Yuvika (dari Management International), disusul oleh juara 2 dari Fakultas Kedokteran dan juara 3 dari FKIP Bahasa Inggris. Well, aku hanya masuk nominasi top 10. Meskipun agak mengecewakan, namun dari sinilah aku belajar untuk lebih sungguh lagi mengasah skill Bahasa Inggris yang aku miliki saat ini. Aku berharap tahun depan saat EC 3rd diadakan, aku biasa menjadi participant lagi. Dan pastinya dengan hasil yang lebih baik lagi. Hehe. 
Ternyataaaa, sudah cukup lama aku ga posting di blog. Hehe. Maklumlah, kondisi internet yang beberapa waktu terakhir ini cukup sulit untuk ku akses. :)

Baiklah, seperti biasanya. Hari ini adalah hari Sabtu dan saat ini aku sedang berada di rumah. Hari ini aku mengerjakan segala rutinitas seperti pada hari-hari biasanya. Mengerjakan tugas kuliah, belajar, bermain, dan lain-lain. Tapi kali ini ada hal special yang ingin aku ceritakan...

Pasti kalian pernah mendengar sebuah film yang berjudul “A Walk to Remember”, bukan? Nah, sebenarnya udah cukup lama sih aku pernah menonton film ini. Berbagai emosi ku rasakan saat menonton film ini. Sedih, senang, lucu, terharu, dan lain-lain, semuanya bercampur aduk. Namun, hal yang membuatku senantiasa mengingat alur ceritanya adalah tentang bagaimana aku banyak belajar dari film ini. Ya, banyak sekali hal yang ku pelajari. Dari mulai bagaimana cara hidup Jamie Elizabeth Sullivan (Danielle Sparks Lewis) yang diperankan oleh Mandy Moore yang begitu taat kepada Tuhan dan hidup dengan penuh Kasih, dan sampai bagaimana Landon Rollins Carter (Jimmy Everest) yang diperankan Shane West bisa mengalami transformasi yang luar biasa berkat bertemunya ia dengan Jamie.

Kisah tersebut benar-benar sangat mengena di hati, dan sejujurnya aku begitu tersentuh dengan Kasih yang mereka berdua rasakan. Ketaatan hidup Jamie yang mengikuti teladan Yesus Kristus telah menjadikan Landon yang semulanya sangat ugal-ugalan menjadi berubah lebih baik. Yang tak kalah menariknya adalah... Ehm... Kisah cinta antara Jamie dan Landon. Sungguh, benar-benar menakjubkan. 

Dari film ini, aku belajar banyak hal. Dan sekali lagi, film ini pasti akan membuat seseorang merasakan suatu perubahaan dalam hidupnya. Banyak sekali nilai moral dan kehidupan yang bisa kita contoh. Sungguh, dari hari semenjak aku menonton film ini, aku semakin mengerti bagaimana kita harus lebih berserah dalam mengikuti Tuhan. Dan memiliki keyakinan juga bahwa rencana Tuhan yang terjadi adalah yang terbaik...

"Love is patient and kind. Love is not jealous or boastful or proud or rude. It does not demand its own way. It is not irritable, and it keeps no record of being wronged. It does not rejoice about injustice but rejoices whenever the truth wins out. Love never gives up, never loses faith, is always hopeful, and endures through every circumstance."
-- 1 Corinthians 13:4 (NLT)