It's Holiday! Yay! :D
Well, hari ini aku cukup senang karena bisa lebih bersantai dan sejenak merilekskan diri dari kegiatan-kegiatan ku sehari-hari. :)
Jadilah hari ini aku stay di kost seharian sambil sedikit demi sedikit membuat rancangan outline ku... Rencananya kalo ga ada halangan yang berarti, pas minggu kedua semeter 7, aku mau langsung ajuin ke dosen PA. Semoga aja langsung di accept. Hehe.. Amin  :D

By the way, hari ini ada seorang sahabat baik ku curhat ke aku. Banyak yang aku pelajari dari apa yang dia ceritakan ke aku... Mungkin ga perlu aku ceritakan secara rinci, tapi yang pasti aku merasa kasihan sama dia... Sepertinya orang yang dia dekati hanya memanfaatkan dia aja... Kalo memang juga ada perasaan, apakah hal yang benar kalo marah sampai dicuekin dalam jangka waktu yang di katakan cukup lama? Dan kalo lagi baik-baik, itu di kontrol sampai orang merasa risih? Seperti itu kah sikap kalo kita sayang dan mencintai seseorang? Aku rasa tidak... Memang lah benar kalo masalah perasaan itu adalah hal yang rumit. Bukannya sudah pandai atau apa, ga... Aku juga masih perlu belajar banyak. Tapi, kesetiaan dan kepercayaan itu benar-benar perlu dalam suatu hubungan... Belajar mengenal pribadi pasangan itu sulit, memaklumi juga sulit, mengerti juga sulit. Tapi bukan berarti itu ga bisa di lakukan... Dengan adanya keinginan, seiring berjalannya waktu semua itu pasti bisa di lakukan. Kalo masalah merasa ga cocok pas udah menjalani hubungan, rasanya ada yang ga sreg ini dan itu dari pribadi pasangannya (terlepas dari hal yang ga bisa ditoleransi lho ya), terus mau putus dengan mudah, ingatlah Milestone yang di ambil saat ingin memasuki hubungan tersebut. Pribadi orang itu ga ada yang sama, bahkan kalo kembar identik sekalipun. Semua pasti berbeda-beda. Penting halnya untuk belajar menyatukan, saling melengkapi, saling mengerti dan mencintai pribadi yang berbeda itu...
Aku yakin, dasar kasih yang sungguh-sungguh serta perasaan yang tulus akan memudahkannya... :)

Bukan hanya saat senang saja kita memperlakukan pasangan kita dengan baik, saat susah juga tetaplah bersikap baik. Susah memang. Ya, betul itu. Tapi kalo dalam keadaan yang sulit, kita juga ga menunjukkan kasih, apa sikap itu benar? Masalah dalam hubungan memang pasti ada, pasti. Namun, bukan hal yang baik kalo kita diam saja terus menerus. Mungkin kalo pasangan kita sedang marah besar dan seperti tak terkendali, ada baiknya kita memberikan waktu satu atau dua jam buatnya untuk menenangkan diri. Bukan berarti kita ga peduli, bukan seperti itu maksudku. Aku punya satu cerita yang mungkin akan membuat kita lebih mudah untuk memahaminya... Pasti teman-teman tau kalo di beberapa daerah di dunia ini ada sungai yang airnya bisa langsung di minum karena airnya yang bersih, jernih dan segar. Namun, jika air sungai yang mau kita minum itu keruh, apa kita bakalan tetap meminumnya langsung? Ku rasa pasti semuanya ga mau. Jadi bagaimana? Sepertinya adalah hal yang baik kalo kita menunggu air tersebut itu menjadi lebih jernih dan saat kotoran-kotoran yang membuat air itu keruh sudah mengendap, baru lah kita ambil dan minum air itu. Bukan kah begitu? Nah, maksudku di sini juga sama. Orang yang lagi marah pasti sulit untuk berpikir jernih. Kalo pasangan kita sedang marah besar, biarlah kita beri dia waktu untuk meredakan emosinya, setelah itu baru lah di ajak bicara. Tapi jangan dibiarkan sampai berlarut-larut. Setidaknya beri waktu satu atau 2 jam. Bicarakan semua apa yang perlu, jangan di tahan-tahan. Permasalahan yang ditahan-tahan dan yang seharusnya di bicarakan kalo di tahan-tahan itu ga baik. Ibarat gudang dan barang-barang rongsokan. Itu lah cerminan hati dan masalah kita. Gudang itu hati kita sedangkan barang rongsokan itu adalah masalah-masalah kita. Jika kita terus menerus menumpuk rongsokan itu dalam gudang dan tak sekalipun ada usaha untuk membuangnya, akan ada saatnya gudang tersebut menjadi penuh dan sesak. Begitu juga dengan hati kita. Kalo kita terus menerus menumpukkan permasalahan yang seharusnya kita bicarakan dan selesaikan, akan ada saatnya ga ada satu katapun lagi yang dapat terucap. Itu yang biasanya membuat suatu hubungan menjadi dingin dan tak menyenangkan... 
Lakukan lah apa yang bisa kita lakukan, sebaik mungkin, sebisa mungkin... 
Pasangan yang baik adalah yang bisa memunculkan hal-hal terbaik dan kepositifan dari orang yang dia cintai. Memahami, mengerti, setia dan belajar menerima kekurangan orang yang dia cintai itu. Bukan hanya mau kelebihan dan hal-hal yang menyenangkan saja... :)

Ini adalah salah satu kutipan favorite ku dari Alkitab yang membuatku banyak belajar dan menjadi Milestone ku :)

1 Corinthians 13:4-8
New International Version (NIV)

Love is patient, love is kind. It does not envy, it does not boast, it is not proud. It does not dishonor others, it is not self-seeking, it is not easily angered, it keeps no record of wrongs. Love does not delight in evil but rejoices with the truth. It always protects, always trusts, always hopes, always perseveres. Love never fails. But where there are prophecies, they will cease; where there are tongues,they will be stilled; where there is knowledge, it will pass away.

0 comments:

Post a Comment